.

.

Persija berhasil kalahkan Persib 2-1 di menit terakhir babak kedua

Persija Jakarta, akhirnya bisa menunjukkan taringnya dengan mengalahkan Persib Bandung 2-1 di di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta. Duel duo macan di pekan kedua BRI Super League 2026/2027ini berlangsung dengan sengit, dimana kemenangan ditentukan di menit-menit terakhir.

Di awal ertandingan, Persija mengambil inisiatif serangan sejak menit pertama, yang membuat Persib lebih banyak bertahan di awal-awal pertandingan dan sesekali keluar ketika mendapat celah serangan balik. Selepas menit ke-10, kedua tim saling bergantian melancarkan serangan yang membuat tensi pertandingan ini semakin tinggi.

Akhirnya, pada menit ke-41, Alexander Jeremejeff berhasil memecah kebuntuan. Dia berhasil memaksimalkan umpan Denis Kolinger. yang sebelumnya membawa bola sendirian di sisi kiri kotak penalti Persib dan selanjutnya membuat umpan tarik yang disambut oleh Jeremejeff.  

Persib Bandung akhirnya bisa menyamakan skor di menit ke-82, melalui aksi Ragnar Oratmangoen yang mengirim umpan kepada Luka Menalo kemudian dituntaskan oleh Balsa Sekulic yang mencetak gol penyeimbang bagi Persib. Kemenangan Macan Kemayoran ditentukan oleh Ivan Mamut, setelah berhasil menjebol gawang Persib di masa injury time babak kedua

Bagi Persib sendiri, Kekalahan tersebut terasa menyakitkan, dan mampu memutuskan euforia Tim asal Bandung itu yang nyaris membawa pulang satu poin. Winger Persib, Luka Menalo, menjadi salah satu pemain yang mampu mengubah permainan setelah masuk pada babak kedua. Pemain asal Kroasia itu beberapa kali memberikan tekanan dan membuat lini pertahanan Persija kerepotan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yang menyaksikan langsung pertandingan, menilai laga berlangsung baik dan sportif di tengah rivalitas kedua kesebelasan tersebut. Menurut dia, kedua tim tampil menarik dengan penguasaan bola yang relatif berimbang. 

Hasil BRI Super League 2026 Pekan pertama

Hasil BRI Super League Pekan pertama 2026

Pekan pertama liga 1 Indonesia yang bertajuk  BRI Super League sudah bergulir. Hasilnya, 6 tim meraih kemenangan yaitu Arema FC, Persib Bandung, Madura United FC, Bali United FC, Dewa United FC, Persija Jakarta, dan 6 tim lainnya berbagi nilai karena seri. 


Rekap Hasil BRI Super League Pekan 1

Jumat (4/9/2026) 

Arema FC 4-0 Isenmulang 

(Johan Alfarizie 6', Diego Landis 14', Marcos Vinicius 45+6', Mauro Zijlstra 85')

Bali United 2-1 PSS Sleman 

(Teppei Yachida 40'pen, Queven 67'; Melvyn Lorenzen 90+6')


Sabtu (5/9/2026) 

Persik Kediri 0-1 Dewa United 

(Rafael Struick 15') 

PSIM Yogyakarta 1-1 Persita Tangerang 

(Adrian Purzycki; Luquinhas 49') 

Bhayangkara FC 1-1 Persebaya Surabaya 

(Allano 60', Yann Mabella 13') 

Borneo FC 0-1 Persija Jakarta

(Alexander Jeremejeff 45+1')


Minggu (6/9/2026) 

Java United 1-1 Garudayaksa 

(Gustavo Franca 36'; Septian David Maulana 64') 

Madura United 2-0 Persijap Jepara 

(Dimitar Mitkov 54', 90+1') 

Persib Bandung 3-1 PSM Makassar
(Patricio Matricard 48', Balsa Sekulic 51', Uilliam Barros 82'; Kodai Tanaka 6').


Hasil Java United vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Berbagi Poin di Jatidiri

Java United VS Garudayaksa

SEMARANG – Java United FC berhasil ditahan imbang 1-1 oleh tamunya, Garudayaksa FC dalam laga kandang perdana Super League 2026/2027. Laskar Kepodang Emas yang bermain di Stadion Jatidiri tampil agresif sejak menit awal.

Bermain di depan 5.000 pendukung sendiri, tuan rumah langsung menekan pertahanan Garudayaksa dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, kiper Garudayaksa, Dominik Holec, tampil cukup solid di bawah mistar. Gol Java United akhirnya tercipta pada menit ke-36. Kapten Gustavo Franca membawa tuan rumah unggul lewat sundulan setelah memanfaatkan umpan sepak pojok. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Garudayaksa meningkatkan tekanan. Tim promosi tersebut lebih berani keluar menyerang dan beberapa kali mengancam pertahanan Java United. Usaha Garudayaksa membuahkan hasil pada menit ke-64. Septian David Maulana memanfaatkan bola liar untuk mencetak gol dan mengubah skor menjadi 1-1.

Pertandingan kemudian berlangsung semakin terbuka. Java United mencoba kembali mengambil kendali permainan. Pelatih Fabio Lefundes memasukkan David da Silva untuk menambah daya gedor lini depan. Memasuki 10 menit terakhir, Java United meningkatkan tekanan demi mencari gol kemenangan. Namun, sejumlah peluang yang tercipta belum mampu diselesaikan dengan baik. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah.

Hasil tersebut membuat Java United mendapatkan tambahan satu poin. Setelah sebelumnya terkena hukuman pengurangan dua poin, posisi mereka kini membaik menjadi minus satu poin (-1) di klasemen sementara.

Mengenal Java United FC, Laskar Kepodang Emas yang Siap Menulis Sejarah Baru

Java United


Java United FC
hadir dengan wajah baru, tetapi membawa perjalanan yang jauh lebih panjang daripada sekadar pergantian nama. Mulai musim 2026/2027, klub yang sebelumnya dikenal sebagai Malut United FC resmi menggunakan nama Java United FC dan menjadikan Kota Semarang sebagai basis baru perjuangannya. Perubahan tersebut disahkan dalam Kongres Biasa PSSI pada 3 Agustus 2026. Stadion Jatidiri kemudian dipilih sebagai kandang baru klub di Jawa Tengah.

Perjalanan itu tidak bisa dilepaskan dari kisah Malut United. Klub tersebut memulai kiprahnya di Liga 2 musim 2023/2024. Dalam musim debutnya, Malut United langsung menunjukkan ambisi besar dengan mengamankan tiket promosi ke kasta tertinggi. Langkah itu menjadi fondasi penting bagi perjalanan klub sebelum akhirnya tampil di level teratas sepak bola Indonesia.

Java United Semarang

Prestasi terbesar dalam fase awal perjalanan tersebut datang ketika Malut United mampu menutup kompetisi Liga 1 2024/2025 di posisi tiga besar. Pencapaian itu menjadi bukti bahwa klub yang relatif muda tersebut mampu bersaing dengan klub-klub yang lebih dahulu memiliki tradisi panjang di sepak bola nasional.

Kini, cerita itu berlanjut di Jawa Tengah dengan nama Java United. Perpindahan markas bukan sekadar perubahan geografis. Klub ingin membangun identitas baru sekaligus menjadi bagian dari perkembangan sepak bola di Jawa Tengah. Karena itu, Java United hadir dengan julukan Laskar Kepodang Emas, sebuah identitas yang semakin dekat dengan lingkungan barunya di Pulau Jawa.


Java United Laskar Kepodang Emas

Filosofi yang dibawa Java United pun bertumpu pada gagasan tentang kesempatan, harapan, dan kebersamaan. Semangat tersebut merupakan kelanjutan dari nilai yang sebelumnya menjadi ruh Malut United: membuka kesempatan, membangun harapan, dan berbagi kebahagiaan. Dalam konteks Java United, filosofi itu diterjemahkan menjadi keinginan untuk membangun klub yang profesional, kompetitif, berkelanjutan, sekaligus tumbuh bersama masyarakat.

Karena itu, Java United tidak ingin hanya dipandang sebagai kesebelasan yang datang untuk bertanding di Stadion Jatidiri. Klub ini membawa misi yang lebih besar, yakni menjadi bagian dari ekosistem sepak bola Jawa Tengah. Kehadiran klub di Semarang diharapkan mampu menghadirkan atmosfer baru, memperluas ruang bagi talenta lokal, serta mempertemukan kekuatan sepak bola daerah dengan persaingan di level nasional.

Memasuki Super League 2026/2027, Java United diperkuat 27 pemain dan ditangani pelatih asal Brasil, Fabio Lefundes. Skuad tersebut merupakan perpaduan antara pemain yang sebelumnya memperkuat Malut United dengan sejumlah rekrutan baru. Komposisi itu menunjukkan bahwa transformasi klub tidak berarti memutus masa lalu, melainkan membawa fondasi yang sudah ada menuju babak baru.

Java United FC

Jika melihat perjalanan prestasinya, Java United memiliki modal yang cukup kuat. Promosi dari Liga 2 pada musim 2023/2024 dan keberhasilan finis tiga besar di kasta tertinggi pada musim 2024/2025 menjadi bagian penting dari warisan kompetitif yang kini dibawa ke Semarang.

Pada akhirnya, Java United adalah cerita tentang perubahan tanpa kehilangan akar. Nama boleh berganti, kota boleh berubah, warna identitas boleh berkembang, tetapi semangat untuk bertumbuh tetap menjadi benang merah perjalanan klub. Dari Maluku Utara menuju Jawa Tengah, perjalanan itu kini memasuki babak baru.

Di Semarang, Java United tidak hanya membawa target memenangkan pertandingan. Klub ini sedang berusaha membangun rumah baru, menemukan identitas baru, sekaligus menulis sejarah baru bersama masyarakat Jawa Tengah. Dan seperti filosofi yang diusungnya, perjalanan tersebut berangkat dari satu keyakinan sederhana: memberikan kesempatan, menumbuhkan harapan, dan merayakan sepak bola bersama.

Matheus Lagoa Resmi Gabung Persebaya, Jadi Pemain Asing ke-11

Matheus Lagoa Gabung Persebaya

Surabaya - Persebaya Surabaya resmi mendatangkan pemain asal Brasil, Matheus Lagoa. Pemain yang bisa beroperasi sebagai sayap kanan maupun bek kanan itu menjadi rekrutan asing ke-11 Green Force.

Lagoa lahir pada 13 Maret 1996 dan memulai karier profesional pada 2017. Sebelum bergabung dengan Persebaya, seluruh perjalanan kariernya berlangsung di Brasil.

Selama dua musim memperkuat AnĂ¡polis FC di Serie C Brasil, Lagoa mencatatkan 19 gol dari 80 pertandingan.

Keputusan Lagoa menerima pinangan Persebaya tak lepas dari atmosfer suporter. Ia mengaku fanatisme Bonek mengingatkannya pada suasana sepak bola di kampung halamannya.

"Saya berharap bisa membalas kepercayaan dan dukungan tersebut dengan memberikan yang terbaik di lapangan. Mencetak gol, assist, dan membantu tim mencapai target," ujar Lagoa.

Jersey Persija 2026 - 2027

Jersey persija home 2026-2027

Persija Jakarta memasuki musim 2026/2027 dengan identitas baru yang tetap berpijak pada karakter klasik Macan Kemayoran. Bersama Adidas, Persija menghadirkan koleksi jersey yang terdiri dari seragam kandang, tandang, dan ketiga. Ketiganya diperkenalkan dalam peluncuran skuad di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu, 29 Agustus 2026.

Mengusung semangat "Rise for Glory", koleksi jersey Persija 2026/2027 terasa lebih modern, tetapi tetap mempertahankan warna-warna yang lekat dengan klub.


Jersey Kandang Persija 2026-2027

Jersey persija home merah 2026-2027
Jersey kandang tetap menjadi bagian paling kuat dari identitas Persija. Warna merah tua mendominasi seluruh bagian depan dan belakang jersey, sementara Adidas memberikan aksen emas kekuningan pada bagian kerah, ujung lengan, serta tiga garis khas Adidas di bahu.

Ada detail garis diagonal tipis yang dibuat cukup samar sehingga tidak mengganggu dominasi warna merah. Justru detail tersebut membuat jersey terlihat lebih dinamis ketika dikenakan pemain.

Perpaduan merah dan emas menjadi daya tarik utama. Warna emas memberikan kesan elegan sekaligus memperkuat kesan bahwa jersey ini bukan sekadar seragam pertandingan, tetapi juga simbol kebanggaan klub.

Kelebihan terbesar jersey kandang adalah kemampuannya mempertahankan identitas Persija tanpa terlihat monoton.


 Jersey Tandang Persija 2026/2027

Jersey persija away putih 2026-2027
Jika jersey kandang tampil berani dengan warna merah, jersey tandang mengambil pendekatan yang jauh lebih bersih.

Warna putih menjadi dasar utama. Di bagian depan terdapat garis-garis horizontal tipis berwarna abu-abu dan emas. Sementara itu, tiga garis Adidas di bagian bahu menggunakan warna hitam dan kerah V-neck mendapatkan sentuhan emas.

Desain seperti ini membuat jersey tandang terlihat lebih minimalis. Tidak terlalu ramai, tetapi tetap memiliki detail yang membuatnya berbeda dari jersey putih biasa.

Kombinasi putih, abu-abu, emas, dan hitam juga memberikan kesan lebih modern. Dibanding jersey kandang, jersey tandang terasa lebih fleksibel dan cocok digunakan sebagai jersey lifestyle.

Namun, dari sisi karakter, jersey ini memang tidak sekuat jersey kandang.


Jersey Ketiga Persija 2026/2027

Jersey Ketiga Persija 2026/2027
Jersey ketiga justru menjadi bagian paling berani dari koleksi Persija musim ini. Adidas menggunakan warna oranye sebagai warna dominan. Berbeda dengan desain kandang dan tandang yang relatif sederhana, jersey ketiga mempunyai elemen grafis yang lebih menonjol. Motif garis vertikal tipis membuat permukaan jersey terasa lebih hidup.

Bagian bahu menggunakan warna hitam, sementara kerah dan ujung lengan mendapatkan aksen putih. Menariknya, bagian depan jersey menampilkan siluet khas Macan yang membentang secara vertikal, memberikan identitas visual yang lebih agresif.

Pilihan warna oranye membuat jersey ini menjadi yang paling eksperimental dalam koleksi 2026/2027. Bagi pendukung yang menyukai desain mencolok, jersey ketiga kemungkinan menjadi pilihan paling menarik.


 Jersey Kiper Persija 2026-2027

Selain tiga jersey utama, Persija juga menyiapkan seragam khusus penjaga gawang. Dalam peluncuran musim 2026/2027, Persija memperkenalkan tiga pilihan jersey kiper yang disesuaikan dengan identitas koleksi utama.

Untuk kategori kiper, desain cenderung lebih fungsional karena warna penjaga gawang harus mudah dibedakan dari pemain lain di lapangan.

Data kit yang tersedia juga mencatat adanya varian pramusim kiper berwarna hitam dari Adidas. Kehadiran beberapa pilihan warna membuat kebutuhan pertandingan dapat disesuaikan dengan jersey lawan maupun perangkat pertandingan.



Inter Milan Resmi Datangkan Djed Spence dari Tottenham

 

Djed Spence Inter Milan

Inter Milan kembali bergerak di bursa transfer musim panas 2026. Nerazzurri resmi mengumumkan kedatangan bek Inggris, Djed Spence, dari Tottenham Hotspur pada Sabtu (15/8) malam.

Spence menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2031. Transfer ini disebut bernilai sekitar 30 juta euro.

Sebelum meninggalkan Spurs, pemain 26 tahun itu menyampaikan salam perpisahan emosional. Ia mengaku akan selalu mengingat perjalanan bersama Tottenham, terutama keberhasilan meraih trofi Liga Europa 2024/2025 di Bilbao.

“Sebuah bab istimewa telah berakhir. Perjalanan ini sungguh luar biasa, penuh dengan kenangan, momen, dan pengalaman yang akan selalu kusimpan selamanya, terutama malam itu di Bilbao,” tulis Spence.

Spence bergabung dengan Tottenham pada 2022. Namun, kariernya di London Utara sempat berjalan naik-turun. Ia beberapa kali dipinjamkan, antara lain ke Nottingham Forest, Rennes, Leeds United, dan Genoa.

Performa Spence mulai mencuri perhatian dalam dua musim terakhir. Kecepatan, kemampuan bermain sebagai bek kanan maupun wingback, serta agresivitasnya membuatnya menjadi salah satu pemain penting Spurs.

Perkembangan tersebut juga membawanya ke Timnas Inggris. Spence bahkan masuk skuad Inggris di Piala Dunia 2026 dan ikut membantu The Three Lions finis di posisi ketiga.

Di Inter, Spence diproyeksikan mengisi posisi yang ditinggalkan Matteo Darmian setelah kontraknya berakhir. Ia akan menjadi bagian dari skuad Cristian Chivu dan berpeluang berbagi ruang ganti dengan sejumlah pemain yang pernah berkiprah di Liga Inggris.

Kedatangan Spence menambah opsi di sektor sayap Inter sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi Nerazzurri hingga 2031.