.

.

Wanda Metropolitano, Stadion Baru Atletico Madrid

 Wanda Metropolitano, Stadion Baru Atletico Madrid



Wanda Metropolitano
 Salah satu klub sepakbola Spanyol yang sedang naik daun, Atletico Madrid akhirnya mengumumkan nama stadion baru yang akan mereka pakai sebagai markas mulai musim depan. Stadion tersebut dinamai Wanda Metropolitano yang berkapasitas 70.000 penonton yang akan digunakan mulai musim kompetisi 2016-2017.

Bagi fans fanatik Rojiblancos, pasti paham jika Atletico Madrid sebelumnya pernah menggunakan stadion itu. Dan memang pada rentang waktu 1923-1966 stadion tersebut merupakan kandang Atletico Madrid dimana saat itu bernama Estadio Metropolitano de Madrid atau biasa disebut dengan nama La Peineta. Stadion tersebut menjadi saksi sejarah Atletico sampai dengan perpindahan mereka ke Vicente Calderon hingga saat ini. Selama ini, Estadio Metropolitano de Madrid difungsikan sebagai stadion atletik yang sebenarnya juga cukup melegenda. 

Nama Wanda Metropolitano sebenarnya merupakan kombinasi antara nama  sponsor dan sejarah klub. Dalian Wanda Group adalah salah satu investor Atletico dan memiliki 20 persen saham klub tersebut. Dalian Wanda Group, investor dari China, kabarnya membayar sekitar 10 juta euro (sekitar Rp 140 miliar) per tahun untuk mendapatkan hak penamaan stadion Atletico. Sementara itu, Metropolitano merupakan nama lama stadion ini yang banyak menyimpan sejarah perkembangan klub. Banyak kenangan yang dialami bersama antara  Atletico Madrid dan Estadio Metropolitano de Madrid, sehingga nama stadion tersebut masih membekas hingga sekarang.
Wanda Metropolitano
Wanda Metropolitano

Bukan berarti tidak mengundang kontroversial, penamaan nama stadion mengikuti nama sponsor ternyata banyak mengundang reaksi negatif dari para fans. Hal itu terjadi karena memang penamaan stadion menggunakan nama sponsor bukanlah hal yang lazim di negara Spanyol. Berbeda dengan di negara Eropa lainnya seperti Jerman dan inggris yang memiiliki sederetan stadion dengan nama sponsor seperti Allianz Arena, Imtech Arena, Signal Iduna Park, atau Bay Arena.

Adalah strategi Atletico dengan memakai  stadion baru yang berkapasitas lebih besar, untuk menarik jumlah penggemar yang lebih banyak lagi. Hal ini juga menunjukkan keseriuasan ATM untuk menjadi pesaing utama Barcelona dan Real Madrid, dua tim yang tidak hanya memiliki basis massa luar biasa, tetapi juga punya stadion dengan kapasitas di atas 80.000 penonton

Apabila dirunut ke belakang, renovasi stadion baru ini sempat mundur bertahun-tahun, hingga akhirnya berjalan lagi karena adanya kucuran dana dari perusahaan konglomerat China, Wanda Group. 

Selain menggunakan stadion baru, Atletico juga akan memakai lambang klub yang baru yang merupakan lambang ke-12 dalam 113 tahun sejarah klub itu mulai musim depan. Semoga saja dengan logo, stadion dan tentu saja spirit serta semangan baru bisa mendongkrak prestasi hingnga bisa melampaui atau menyamai dua klub raksasa lainnya di Spanyol yaitu Real Madrid dan Barcelona.

Hasil Pertandingan Sepakbola Minggu ke3 April 2016

Leicester City
Liga Inggris
Leicester City menghapuskan peluang Manchester City dan Arsenal untuk menjuarai Premier League 2015/2016. The Foxes, menang telak 4-0 atas Swansea City pada pertandingan pekan ke-35 Premier League di Stadion King Power, Minggu (24/4/2016).
Riyad Mahrez mencetak gol pembuka tuan rumah, disusul dua gol Leonardo Ulloa, dan sepakan Marc Albrighton.

Arsenal gagal menyalip Manchester City di urutan ketiga klasemen sementara Premier League setelah bermain imbang tanpa gol ketika bertamu ke markas Sunderland, Stadium of Light, Minggu (24/4/2016). Hasil ini membuat Arsenal berada di urutan keempat dengan nilai 64 dan kalah selisih gol dengan Manchester City

Crystal Palace kembaliii berjaya setelah berhasil masuk ke babak final Piala FA setelah mengalahkan Watford 2-1, di Stadion Wembley, Minggu (24/4/2016).
Gol kemenangan Watford dicetak oleh Yannick Bolasie (menit ke-6) dan Connor Wickham (61'),  Sedangkan gol balasan Watford dilesakkan oleh Troy Deeney (55')

Manchester United berhasil melangkah ke final Piala FA 2015-2016 setelah berhasil memukul Everton 2-1  di Stadion Wembley, Sabtu (23/4/2016). Gol kemenangan Setan Merah dicetak oleh Marouane Fellaini (34') dan Anthony Martial (93’) setelah sebelumnya Chris Smalling melakukan bunuh diri di menit 75.

Liverpool masih terkunci di posisi ke 7 pada klasemen sementara Primer League setelah bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United di Anfield, Sabtu (23/4/2016).  Sebenarnya Liverpool sudah unggul dua gol atas tamunya melalui Daniel Sturridge (2') dan Adam Lallana (30').  Akan tetapi Papiss Cisse dan Jack Colback berhasil  menyamakan skor melalui gol mereka pada menit 48 dan 66

Chelsea berhasil membuktikan keperkasaannya setelah menang 4-1 di kandang AFC Bournemouth, Sabtu (23/4/2016). Gol kemenangan Chelsea dicetak oleh Pedro Rodriguez (5'), Eden Hazard (34', 90'), dan Willian (71'), sedangkan AFC Bournemouth hanya berhasil membalas dengan satu gol melalui Tommy Elphick.

Manchester City berhasil menggeser Arsenal dari posisi ketiga pada klasemen Premier League setelah menghajar  Stoke City dengan skor 4-0, Sabtu (23/4/2016).
Keempat gol tersebut dilesakkan oleh Fernando (35') dan eksekusi penalti Sergio Aguero (43'), serta dua upaya Kelechi Iheanacho (64' dan 74').

Liga Spanyol
El Barca kembali ke puncak klasemen setelah berhasil mengalahkan Sporting Gijon 6-0 dalam lanjutan La Liga pekan ke-35, Sabtu (23/4/2016). Gol-gol Barcelona dicetak oleh Lionel Messi (menit ke-12),  Luis Suarez (64', 74', 77', 88'), serta Neymar (85').

Real Madrid berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-2 di kandang Rayo Vallecano, Sabtu (23/4/2016). Gol  kemenangan Madrid dicetak oleh Gareth Bale (35', 81') dan Lucas Vazquez (52'). Sedagkan gol Vallecano dilesakkan oleh Adri Embarba (7') dan Miku (14').

Angel Correa berhasil membawa Atletico Madrid menang 1-0 atas Malaga, dalam lanjutan La Liga di Vicente Calderon, Sabtu (23/4/2016) pada menit ke-62. 

Liga Italia
Juventus berhasil bertahan di puncak klasemen Liga Italia  setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di Stadion Artemio Franchi, Minggu (24/4/2016).
Dua gol Juventus dipersembahkan  oleh Mario Mandzukic (39') dan Alvaro Morata (83'), sementara gol tuan rumah diciptakan oleh Nikola Kalinic (81').

Asa Inter Milan untuk menempati 3 besar klasemen akhir Liga Italia terus berlanjut setelah menang 3-1 atas Udinese di Stadion Friuli, Sabtu (23/4/2016).
Gol Inter dicetak oleh Stevan Jovetic pada menit ke-36 dan ke-75 dan  Eder pada menit ke-90'+5. Sedangkan gol balasan Udinese ditorehkan oleh Cyril Thereau pada menit ke-9.



Roberto Firmino

Roberto Firmino: 
Legenda Baru Brasil Citarasa Jerman


Roberto Firmino
Suatu berita yang mengejutkan sekaligus menggembirakan bagi para fans The Reds. Secara  resmi, akhirnya Liverpool  mendapatkan penyerang berusia 23 asal Brasil, Roberto Firmino dari TSG 1899 Hoffenheim dengan nilai transfer 29 juta poundsterling (sekitar Rp 609 miliar). Sebuah harga yang cukup wah bagi seorang pemain muda berusia 23 tahun. 

Pemain yang memiliki kemampuan bermain di berbagai posisi berbeda ini bergabung dengan Hoffenheim sejak 2011 dan berhasil mencetak 48 gol dan 36 assist dari total 152 penampilan bersama tim asal Jerman tersebut. Hanya saja Firmino belum pernah merasakan gelar sama sekali yang mendorongnya untuk segera bergabung ke klub yang besar demi mendapatkannya.  

Firmino yang laih pada tanggal 2 Oktober 1991 ini  bisa bermain sebagai  gelandang tengah, pemain sayap, gelandang serang, hingga striker. Hal inilah yang membuat  Liverpool beruntung bisa mendapatkannya. Bahkan salah satu legenda sepakbola Brasil, Ronaldinho berpendapat bahwa bergabungnya Firminho akan meningkatkan ketajaman lini depan The Reds. Suatu hal yang diperlukan Liverpool demi memenuhi ambisinya menjadi kampiun Liga Inggris

Dihubungi terpisah, direktur oahraga Hoffenheim, Alexander Rosen, mengatakan rela melepas Firmino demi pengembangan karier pemain berbakat tersebut.  Sudah saatnya pemain yang dikenal lincah ini bermain untuk tim yang besar dalam satu liga dengan persaingan yang cukup ketat agar kemampuannya bisa berkembang dengan maksimal

Mampukah Roberto Firmino memebuhi harapan semua orang untuk menjadi legenda berikutnya pemain sepakbola dari Brasil? Kita tunggu tanggal mainnya



Hajar Bengaluru 1-3, Persipura Juara Grup E AFC Cup

Persipura
Persipura Jayapura (foto: goal.com)
Persipura Jayapura akhirnya berhasil mengokohkan posisinya sebagai juara grup E Piala AFC 2015 setelah mengalahkan Bengaluru FC dengan skor 1-3. 

Status Persipura sebagai semifinalis AFC (Asian Football Confederation) Cup tahun lalu rupanya tidak menyurutkan nyali Bengaluru FC untuk menjamunya di Stadion Sree Kanteerava, India Selasa (12/05/2015). Terbukti pada menit ke-23, tim tuan rumah mampu menjebol gawang Persipura melalui Udanta Singh  setelah menerima umpan dari sisi sayap kanan. 

Kemenangan Bengaluru FC tidak bertahan lama. Robertino Pugliara berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-28 setelah tendangan kerasnya dari luar kota pinalti menjebol gawang Manju. Permainan Persipura yang cukup agresif membuat tim asuhan Ashley Westwood ini harus berjibaku meredam serangan tim lawan.   Pada menit ke-38 Bengaluru mengancam gawang tim yang menjadi wakil dari Indonesia itu melalui sundulan kepala dari jarak dekat yang dilakukan oleh bek Nanjangud Shivananju Manju.  Namun saying, sundulan tersebut hanya menghantam mistar gawang Persipura sehingga belum mampu merubah skor. 
.
Di babak ke dua, Belanguru  yang tak mau mengecewakan pendukungnya langsung tampil menekan. Silih berganti serangan tim tuan rumah memborbardir jantung pertahanan tim mutiara hitam. Beruntunglah para pemain bertahan Persipura mampu menunjukkan ketenangannya dalam menjaga pemain lawan agar tidak bisa mengembangkan permainanya.

Asa Persipura muncul di menit ke 73 ketika Imanuel Wanggai mampu melesakkan bolanya ke jaring Belanguru melalui tendangan kerasnya.  Sepakan Wanggai di depan kotak penalti, terarah  ke sisi kiri gawang  dan tidak bisa dijangkau oleh kiper lawan. Skor 1-2 untuk Persipura Jayapura.

Boaz Salossa yang menjadi tumpuan Tim Mutiara Hitam  di lini depan bisa menunjukkan tajinya ketika mencetak goal di menit ke-77 melalui sundulan yang terarah. Dengan memanfaatkan umpan matang dari Ruben Karel Sanadi Boaz sukses mempecundangi kiper Belanguru. Di dalam pertandingan tersebut, Persipura lebih mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen berbanding 35 persen. 

Skor  akhir 1-3 menjadikan Persipura sebagai pemenang di pertandingan tersebut dan berhasil mengokohkan posisinya di puncak grup E dengan poin 16.  Bengaluru yang juga lolos ke babak 16 besar mengekor sebagai runner-up grup dengan nilai 12.   

Chelsea Berbagi Angka dengan Liverpool di Stamford Bridge

Gol Pembuka John Terry  (Foto: AFP/Ian Kington)
Liverpool gagal meraih nilai penuh saat ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah, Chelsea dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge, Minggu 10 Mei 2015.

Chelsea membuka keunggulan saat laga baru berjalan lima menit setelah bek veteran sekaligus kapten John Terri mencetak gol melalui tandukan kepalanya setelah memanfaatkan umpan sepak pojok dari Cesc Fabregas

 Berupaya meraih nilai maksimal, Liverpool terus membombardir pertahanan The Blues. Peluang emas terjadi di menit ke-7, ketika The Reds berhasil menciptakan dua peluang melalui sepakan Philippe Coutinho dari luar kotak penalty meskipun akhirnya masih bisa diblok oleh pemain Chelsea

Meskipun sempat mendominasi pertandingan, penjaga gawang Chelsea akhirnya harus memungut bola dari gawangnya di akhir-akhir babak pertama setelah Kapten The Reds Steven Gerrard mencetak gol penyeimbang.   

Di babak kedua, Liverpool mencoba tampil dominan. Di menit ke-48, Coutinho nyaris menambah gol buat The Reds ketika tempakannya hanya menyamping sedikit dari mistar gawang Courtois.   Sampai wasit Andre Marriner meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, skor 1-1 tetap bertahan. 

Hasil pertandingan ini membuat  Liverpool tetap menempati posisi ke 5 dengan raihan 62 poin, sehingga peluang Liverpool untuk tampil di Liga Champions musim depan hampir tertutup. 

Hat-Trick Aguero antarkan QPR ke Jurang Degradasi

Minggu ini kayaknya menjadi minggu kelabu bagi Queens Park Rangers. Kekalahan telak 0-6 dari Manchester City membuat mereka berada di posisi buncit klasemen dan harus mengangkat koper dari divisi utama EPL menuju kasta di bawahnya.

Bermain di Stadion Eitihad pada Minggu (10/4/2015), Manchester City bermain bak kesetanan. Mendominasi permainan sejak peluit pertama berbunyi, The Citizens berhasil menciptakan 23 peluang dan melepaskan sepuluh tembakan ke arah gawang QPR yang dijaga Robert Green.  Berbanding terbail dengan QPR yang hanya mampu menciptakan sembilan peluang. Secara keseluruhan, penguasaan permainan adalah 66: 34 untuk City.

Pesta gol Manchester City berawal di menit ke empat ketika Aguero berhasil mempecundangi Green dengan lesakan golnya. Pada menit ke-32, bek Kolarov menciptakan gol spektakuler ke gawang QPR dari eksekusi free-kick. Kemenangan 2-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. 

Di babak kedua, The Citizens tetap berhasil mempertahankan dominasinya. Untuk kedua kalinya, Sergio “Kun” Aguero berhasil mencetak gol setelah David Silva berhasil memanfaatkan kesalahan dari Suk-Young Yoon dan memberikan umpan matang ke Menantu dari Maradona tersebut. Lagi-lagi, Aguero berhasil mencetakkan namanya ke papan skor dengan mencetak hat-trick pada menit ke-65 melalui tendangan pinalti setelah Matt Phillips melakukan pelanggaran di daerah kotak pinaltinya sendiri. 


Berselang lima menit dari hatricknya, Aguero kembali berperan dalam gol ke-5 City yang dicetak James Milner. Wilfried Bony memantulkan bola dan diteruskan Aguero kepada James Milner, yang tak terkawal dari jarak dekat. Pesta goal Tim asuhan Manuel Pellegrini berakhir di menit ke-87 dengan gol dari David Silva setelah menerima umpan tumit dari Wilfried  Bony

Dengan kemenangannya ini, City tetap berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Primer Inggris dan unggul tiga poin dari Arsenal. 

Inilah 17 Anggota Tim Transisi PSSI yang Ditunjuk oleh Menpora

Imam Nahrawi
Sesuai dengan janji yang diucapkannya beberapa hari yang lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi akhirnya mengumumkan Susunan Tim Transisi PSSI di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada Jumat malam, 8 Mei 2015  

Sebagaimana dikatakan menteri yang berasal dari PKB tersebut. komposisi Tim Transisi PSSI diisi oleh figur.-figur yang kompeten dan sering menghiasi media masa.  Latar belakang anggota tim ini bermacam-macam ada yang berasal dari politisi, penggiat bola, militer hingga kepala daerah yang masih menjabat.   

Dengan   tagline 'Indonesia memanggil', Menpora akan segera mengundang  personel-personil yang telah diputuskan masuk ke dalam Tim Transisi dalam beberapa hari mendatang. Sekaligus menyerahkan aspek legalitas mereka berupa SK pembentukan dan Pengakatan Tim Transisi PSSI.

Dengan terbentuknya Tim Transisi ini, diharapkan PR-PR yang dimiliki oleh PSSI segera bisa dilaksanakan sehingga aktivitas sepakbola nasional bisa berjalan kembali seperti sedia kala, Termasuk dalam hal ini adalah mengambil alih kompetisi QNB League dan menyelenggarakan kongres hingga terbentuk pengurus PSSI yang baru. Dengan kata lain,  Tim Transisi tersebut akan bertugas mengambil alih semua urusan PSSI selama induk olah raga sepak bola itu dibekukan.

Demi mendukung independensi Tim Transisi PSSI, Menpora tidak akan melakukan intervensi terhadap semua keputusan yang dibuat.  Adapun anggota tim Transisi yang berjumlah 17 orang tersebut terdiri dari: 

1. FX Hadi Rudiyatmo (Wali Kota Surakarta)
2. Lodewijk F. Paulus
3. Ridwan Kamil (Walikota Bandung)
4. Eddy Rumpoko
5. Ricky Yakobi (Mantan Pemain Sepakbola)
6. Bibit Samad Riyanto (Mantan Komisioner KPK)
7. Darmin Nasution
8. Chepy T. Wartono
9. Tommy Kurniawan
10. Iwan Lukminto
11. Francis Wanandi
12. Saut H. Sirait
13. Andrew Darwis
14. Farid Husaini
15. Zuhairi Misrawi
16. Diaz Faiz Malik Hendropriyono
17. Velix F. Wanggai